Career Upgrade Hub
Cara Menjadi Cloud Computing Engineer Tanpa Resign
Tahukah Anda? Hingga 2030, 23 juta pekerjaan pekerjaan rutin akan digantikan oleh AI. Namun, profesi Cloud Computing Engineer diproyeksikan sangat aman dan menjadi incaran perusahaan.
- Disrupsi: 23 juta pekerjaan
- Pekerjaan Baru: 27 juta - 46 juta pekerjaan
- Talenta Digital 2035: 90 juta talenta digital
Kompetensi inti profesi ini: Migrasi dan pengelolaan infrastruktur digital berbasis awan (AWS, Azure).
Solusi Akademik: Prodi UT yang Relevan
Untuk mencapai posisi ini, Anda membutuhkan kualifikasi akademik yang tepat. Universitas Terbuka menawarkan program studi yang bisa diselesaikan fleksibel sambil kerja.
Perusahaan tidak lagi mencari pekerja umum, tapi talenta Cloud Computing Engineer yang bisa mengeksekusi otomatisasi dan pengambilan keputusan berbasis data.
Dengan gelar yang relevan + portofolio kerja, posisi Anda naik dari eksekutor menjadi problem solver strategis.
Cocok untuk pekerja IT yang ingin promosi ke level analis, engineer, atau lead.
- Sistem Informasi (S1)
- D3 Teknologi Informasi
RPL Fast-Track: Konversi Pengalaman Jadi SKS
Ingin lompat karier menjadi Cloud Computing Engineer? Validasi keahlian kerja Anda menjadi ijazah S1 di Universitas Terbuka. Melalui sistem RPL Tipe A2, pengalaman kerja Anda diakui negara.
- Biaya asesmen RPL: Rp 300.000
- Pengalaman 3-5 tahun: potensi bebas SKS hingga 28%
- Pengalaman > 5 tahun: potensi bebas SKS hingga 40%
- Maksimal total pembebasan SKS kombinasi: 80%
Simulasi Cepat RPL untuk Cloud Computing Engineer
Berapa lama pengalaman kerja Anda di bidang ini? Pilih durasi untuk lihat potensi fast-track RPL.
Mulai dari jalur reguler dulu
Anda bisa mendaftar jalur reguler dengan biaya super hemat mulai Rp 1.300.000/semester.
Profesi Terkait
Eksplor jalur karier lain dalam ekosistem yang mirip untuk memperluas opsi upgrade Anda.